2013

Sunday, December 29, 2013

Hidup Itu Indah (Menyambut 2014)


- Oleh Ihsan Maulana

Apa kabar 2013 yang akan segera berpisah? Banyak teman saya yang mengatakan 2013 adalah tahun emas. Sementara beberapa yang lain sebaliknya. Banyak orang selalu pusing akan hidup. Tidak sedikit pula yang mengeluh dengan kehidupannya. Kira-kira apa yang salah dari kehidupan kita. Kehidupan itu sendiri? Atau penyikapan kita? Atau Tuhanlah yang salah karena telah menakdirkan kita hidup dalam situasi yang menyakitkan? Tulisan ini saya dedikasikan untuk mereka yang merasa belum beruntung itu.

Sunday, December 22, 2013

Salah Kaprah Memahami Hari Ibu


Hari Ibu, benarkah hari untuk ibu?
Hari Ibu, benarkah hari untuk ibu?
- Oleh Brahmanto Anindito

Hari ini kita peringati sebagai Hari Ibu. Inilah hari peringatan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya. Biasanya dilakukan dengan membebaskan ibu dari tugas-tugas domestik selama sehari penuh. Alternatifnya, gantian si suami (atau si anak) yang melakukan tugas-tugas seperti memasak, mencuci, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. Atau, tidak ada yang perlu melakukan tugas-tugas itu. Mereka cukup pergi berlibur dalam rangka mengistirahatkan dan menghibur sang Ratu di keluarga.

Saturday, December 14, 2013

Timnas ala Rahmad Darmawan... Monoton!


Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan, pelatih timnas U-19
- Oleh Alva Altera

Timnas sepakbola U-23 tampil memalukan di pentas SEA Games. Setelah babak belur dihajar Thailand 1-4, barusan Indonesia U-23 ditahan imbang 0-0 oleh tim yang permainannya culun: Timor Leste. Sebenarnya gejala-gejalanya sudah terlihat dari laga-laga ujicoba sebelumnya. Juga dari ajang Islamic Solidarity Games (ISG) di Palembang, September lalu. Waktu itu saya membatin, “Tim ini tidak ada harapan.” Pokoknya jauh berbeda dengan adik-adiknya di timnas U-19.

Saturday, December 7, 2013

Ospek Mahasiswa Baru yang Cabul


- Oleh Brahmanto Anindito

Dalam sebuah ospek mahasiswa baru. Para mahasiswi baru disuruh rebahan. Lalu masing-masing mahasiswa senior mengangkangi mereka. Tak lupa, mereka terlebih dahulu membuka baju. Celana pun hanya celana pendek, sebagian malah hanya ber-hotpants. Seolah mereka hendak memperkosa korban yang sudah tak berkutik. Entah dimana logika kegiatan cabul ini. Mungkin alasan resminya untuk melatih mental para mahasiswi. Biar mereka tenang kalau nanti mengalami situasi pemerkosaan yang sebenarnya.

Ospek Mahasiswa Baru yang Cabul
What the fuck is this? Generasi cabul?

Sunday, December 1, 2013

Paul Walker, antara Jalan Hidup dan Jalan Raya


Paul Walker dalam sebuah adegan The Fast and The Furious 6
- Oleh Arta Nusakristupa

Kemarin, kita dikejutkan oleh berita duka. Paul William Walker IV atau akrab dipanggil Paul Walker, pemeran utama film-film The Fast and The Furious tewas dalam sebuah kecelakaan mobil. Aktor kelahiran 12 September 1973 ini mulai terkenal pada 1999 lewat perannya dalam Varsity Blues. Tapi, dia menjadi superstar setelah berperan sebagai Brian O'Conner dalam serial-serial film kebut-kebutan bersama Vin Diesel.

Sunday, November 24, 2013

Mamma Mia, Pizza Ternyata Bukan dari Italia!


Mamma Mia, Pizza Ternyata Bukan dari Italia!
- Oleh Ihsan Maulana

Banyak orang menyangka sejarah pizza berasal dari Italia. Bisa benar, bisa pula tidak. Benar karena memang makanan pizza tersohor ke seantero dunia setelah ia menjadi makanan tradisional orang-orang Italia. Namun bagaimanapun, kita tidak bisa menutup mata bahwa sejak sebelum Masehi pun, masyarakat di sekitar Laut Tengah juga menghasilkan roti yang bentuknya mirip pizza.

Ya, orang Yunani kuno memakan roti bundar yang disebut plankuntos bersama lauk yang diletakkan di atasnya. Roti tersebut adalah adonan tepung yang diaduk dengan air kemudian diceperkan. Roti itu lantas dibakar di atas tungku yang dipanaskan di bawah cahaya matahari.

Sunday, November 17, 2013

Formula Sukses dalam Angka


Oleh Arta Nusakristupa

Semisal nilai huruf A sampai Z kita urutkan dari 1 sampai 26, maka kita dapat menghitung nilai setiap kata dalam formulasi kesuksesan. HARDWORK (kerja keras) = 8 + 1 + 18 + 4 + 23 + 15 + 18 + 11 = 98. KNOWLEDGE (pengetahuan) = 11 + 14 + 15 + 23 + 12 + 5 + 4 + 7 + 5 = 96. LOBBYING (pendekatan) = 12 + 15 + 2 + 2 + 25 + 9 + 14 + 7 = 86. LUCK (keberuntungan) = 12 + 2 + 13 + 11 = 47.

Sunday, November 10, 2013

Bangga Dong Jadi Orang Indonesia


- Oleh Ihsan Maulana

Beberapa hari lalu, saya terlibat perdebatan sengit dengan seorang teman Mesir yang anti Mursi. Kami membahas mulai dari sulitnya rekonsiliasi di Mesir sampai tentang beberapa negara di Afrika yang merangkak dari bawah. Dari situ, saya melihat Indonesia sebenarnya sudah berada di jalur yang tepat.

Kesalahan di sana-sini tentu ada, korupsi dan pngli pun masih di mana-mana. Tapi paling tidak, kita masih lebih baik dibanding negara-negara tadi.

Sunday, November 3, 2013

Maca jeung Ngarang


Oleh Rie Yanti

Aya nu resep maca tapi teu resep ngarang, sabalikna deuih aya nu hayang jadi pangarang tapi teu resep maca. Nu kahiji sabenerna mah teu anéh. Teu saeutik nu resep maca tapi teu resep ngarang, sabab maca téh keur maranéhna mah ukur karesep jeung hiburan. Maranéhna teu ngarasa perelu nulisken sakur nu kapanggih tina hal nu dibacana. Pikeun maranéhna mah hasil maca téh cukup diregepkeun dina hate baé.

Sunday, October 27, 2013

Desa, Tempat Saya Kembali


Hidup guyup dan gayeng di desa
- Oleh Arta Nusakristupa

Saya bukan orang Surabaya asli. Saya cuma orang kampung. Namun karena beberapa hal, saya terpaksa meninggalkan desa, lalu hidup di kota. Di Surabaya, rencana saya hanya sementara, bukan seterusnya. Sayang, menjadi orang kota jadi-jadian pun membuat saya sok. Sok sibuk, sok modern, sok kota, sok lupa.

Sunday, October 20, 2013

Peran Média Massa Sunda jang Sastra Sunda


Oleh Rie Yanti

Salian ti maca buku, urang ogé kudu maca sumber tulisan lian, bisa artikel-artikel di internét, bisa anu tina média citak. Anu loba jeung geus lila “dikonsumsi” nya média citak, da internét mah kaayeunakeun jeung can pati loba anu bisa makéna. Sedengkeun média citak mah ti taun 1900-an ogé geus aya, di antarana Sunda Almanak, Papaés Nonoman, Pajajaran, Volksalmanak Sunda, Sipatahunan, Pasundan, Parahiangan, jjrd.

Sunday, October 13, 2013

Rahasia Indra Sjahfri dan Garuda Jaya


Oleh Brahmanto Anindito

Secara mengejutkan, juara bertahan 12 kali Korea Selatan terjungkal di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam laga kualifikasi AFC U-19 2014 itu timnas Indonesia berhasil memukul Ksatria Taekguk 3-2, dan mengudeta posisinya sebagai juara Grup G. Skor 3-2 mungkin bukan kemenangan yang fantastis. Tapi bila Anda melihat pertandingan itu, Anda mungkin tidak percaya itu adalah Indonesia vs Korsel. Mungkin Anda melihatnya sebagai Spanyol vs Korsel.

Sunday, October 6, 2013

Move On, Guys!


- Oleh Ihsan Maulana

Beberapa hari lalu, saat duduk-duduk mengisi waktu kosong di St. Francis Xavier University, Antigonish, Canada, saya mengobrol dengan beberapa teman dari berbagai negara. Yang agak menarik bagi saya adalah cerita nyata seorang teman yang melancong dari Belanda.

Sunday, September 29, 2013

Mengenal Daging Steak


Mengenal Daging Steak
- Oleh Brahmanto Anindito

Popularitas steak sebagai kuliner sudah tidak perlu diragukan lagi. Pasti makanan dari olahan daging ini sudah akrab di lidah Anda. Gurih dan lezat. Nah, daripada hanya tahu rasanya, tidak ada salahnya untuk sekalian mengetahui jenis-jenis steak. Hitung-hitung, sebagai bahan pembicaraan saat makan siang bersama rekan bisnis. Atau, yah, supaya sekadar bisa menjawab saat ditanyai keponakan, “Daging steak yang ini apa namanya apa, Om?“ :)

Sunday, September 22, 2013

Ngarang


Oleh Rie Yanti

Nu acan biasa ngarang atawa pangarang anyar, pasti lamun kudu ngarang téh osok hulang-huleng, “Kumaha carana ngarang? Ngarang naon? Kumaha mimitina? Kumaha lamun goréng?”

Sangkan teu lieur ku perkara ngarang, baca heula sababaraha hal ngeunaan ngarang di handap ieu.

Sunday, September 15, 2013

Bagaimana Mengeruk Uang dari Fanpage


- Oleh Brahmanto Anindito

Mari kita bicara fanpage Facebook yang menghasilkan duit secara langsung. Maaf kalau ini bukan tren baru. Saya rasa, tidak ada kata terlambat untuk membahasnya. Karena dunia internet itu dinamis. Selalu ada yang baru. Setidaknya, kita selalu bisa mempelajari trik-trik baru.

Sekadar catatan, saya praktik membuat dan memelihara fanpage sejak 2011. Saat itu, saya (dalam tim) dipercaya merawat fanpage milik Dinas Pariwisata lokal yang sedang gencar berpromosi. Bujetnya gede. Tapi fungsi FP itu hanya sebagai pendukung situs utama. Kemudian, pada 2012, kami dipercaya lagi menangani fanpage salah satu produk dari brand raksasa produsen biskuit. Tetap saja, keberadaan fanpage tersebut tak lebih dari sekadar lead generator. Yang utama tetap website-nya.

Sunday, September 8, 2013

Mencetak Kidpreneurs


- oleh Lies Nanci

Kalau saja Indonesia memiliki bank seperti Umpqua, mungkin tidak ada lagi pengemis cilik di perempatan lampu merah. Lewat Umpqua, anak-anak juga bisa mendapat pinjaman modal untuk berbisnis seperti layaknya orang dewasa. Bisnis yang dimaksud adalah menjual lemon. Siapa tahu anak atau keponakan Anda bisa menjadi the next lemonaire!

Sunday, September 1, 2013

Sunday, August 25, 2013

Warung Sosialis


- Oleh Ihsan Maulana

Wajahnya beku. Jika ingin senyum, maka senyumlah dia. Jika tidak, maka siapapun yang datang, ekspresinya niscaya tetap sebeku es batu. Penjaga warung kopi di Jl. Kedondong Surabaya itu memang terkenal dengan tampang apa adanya. Sebagian teman yang punya pengalaman ngopi pertama kali di sana biasanya berkomentar, “Kok melayani pembeli nggak ada senyum-senyumnya sih?” Pertanyaan itu, salah satunya, meluncur dari mulut sahabat saya yang bernama Brahmanto Anindito.

Sunday, August 18, 2013

Jadi Pangarang


Oleh Rie Yanti

Aya pangarang anu nulis keur dirina sorangan ungkul. Keur manéhna mah nulis téh saukur ngaluarkeun unek-unek tina haté jeung pikiranana. Teu masalah batur apal yén manéhna osok nulis atawa henteu, sabab tulisan manéhanana lain jang dipublikasikeun ka balaréa. Tapi loba ogé pangarang anu hayang karanganana dibaca ku batur. Bisa jadi lantaran manéhna hayang unjuk pangabisa. Bisa ogé lantaran manéhna hayang méré informasi atawa nyarita ka batur.

Sunday, August 11, 2013

Idul Fitri, Tellasan dan Tradisi Islam


Masjid agung Madura
Masjid Agung Madura
- Oleh Ihsan Maulana

Dalam suasana Lebaran di komunitas muslim Madura, ada selebrasi unik yang disebut Tellasan Petra. Kalau kita cermati, tradisi ini merupakan jawaban atas tudingan bahwa Islam Indonesia adalah Islam periferal yang non-otentik. Teori selama ini, Islam Indonesia yang berstatus popular religion (agama rakyat) dari setiap etnisnya merupakan entitas yang jauh dari nilai kesahihan akibat intervensi sinkretisme.

Sunday, August 4, 2013

Oh, Naskah Sunda Kuna…


Oleh Rie Yanti

Kumaha naskah Sunda kuna ayeuna? Loba anu acan kaguar. Tanto pisan. Padahal penting pisan nyaho eusi naskah Sunda kuna téh. Naskah Sunda kuna ngandung kabeungharan eusi batin urang Sunda jaman kuna. Warisan jaman kuna téa sakitu pentingna jang pieunteungeun mangsa ka hareup.

Sunday, July 28, 2013

Daun yang Jatuh Tak Menyalahkan Angin


- Oleh Ihsan Maulana

Suatu hari, seorang teman curhat kepada saya. Soal dia menjadi korban kesewenang-wenangan atasannya lah, soal teman-teman sekerja yang kompak membencinya lah, pokoknya lebih lebay dari ABG-ABG alay di social media lah! Saya heran, kenapa dia selalu mengeluh dengan suasana yang ada dan intrik yang terjadi. Kepanikannya terkadang melebihi mereka yang pengangguran selama bertahun-tahun.

Sunday, July 21, 2013

Pelajaran dari Sang Guru


- Oleh Mochammad Asrori

Seorang raja mengangkat seorang guru untuk mendidik putranya. Anak itu dididik hingga ke tingkat tertinggi. Dan setelah pendidikannya paripurna, sang Guru memanggil murid tersebut. "Mendekatlah," pintanya. Sang Murid pun menghampiri. Tapi tanpa dinyana, sang Guru memukul si murid hingga terjengkang. Tidak ada ekspresi apa-apa di raut wajah beliau. Padahal wajah muridnya memerah menahan geram, sakit dan tanda tanya.

Sunday, July 14, 2013

Kiat Supaya Tidak Tertipu oleh "Hantu"


Oleh Brahmanto Anindito

Mencari ghostwriter untuk mengerjakan tugas-tugas penulisan Anda bukanlah hal yang sulit. Coba ketikkan kata itu di Google, Anda akan memperoleh banyak pilihan. Hanya masalahnya, apakah para ghostwriter itu benar-benar profesional? Lantas, bagaimana integritas mereka? Salah-salah, Anda sudah mengirim uang yang jumlahnya tidak sedikit, sang ghostwriter “idaman” malah lari. Mentang-mentang statusnya ghost alias hantu, mereka pun merasa berhak menghilang kapan saja. Wah, parah!

Jangan salah, ini sudah beberapa kali terjadi lho. Nah, supaya kejadian serupa tidak menimpa Anda, ada hal-hal yang perlu Anda cermati sebelum mengorder jasa penulis bayangan ini. Gampang kok membedakan antara ghostwriter abal-abal dan yang benar-benar layak bekerja sama dengan Anda.

Sunday, June 30, 2013

Digitalisasi Buku Sunda


- Oleh Rie Yanti

Aya nu bebeja, beuki dieu buku Sunda beuki hésé. Aya wedalan anyar, tapi buku-buku Sunda wedalan jaman baheula jiga wedalan Balé Pustaka mah hésé. Lamun aya ogé osok anu geus kuleuheu atawa ruksak. Tapi buku basa Sunda nu wedalan anyar ogé jarang aya di unggal toko buku. Ieu téh pédah promosina kurang atawa geus euweuh nu butuheun buku-buku Sunda? Tapi sakapeung mah osok ngadangu aya anu nanyakeun buku-buku Sunda.

Sunday, June 23, 2013

Sekeping Ingatan tentang Danang Prasetyo si Kaos Terbalik




Oleh Moch. Asrori

Saya ingat seorang sahabat, Danang Prasetyo, memiliki kebiasaan mengenakan kaos yang terbalik. Bukan secara tidak sengaja sehingga orang Jawa bilang, "Akan dapat rezeki". Bukan. Danang memang sengaja membaliknya. Kebiasaan ini dilakukan bukan hanya ketika beraktivitas di tempat kos, melainkan juga saat beraktivitas keluar, semisal saat jalan-jalan pagi mengitari perumahan, atau dolan dengan Honda Grand merahnya.

Kenapa dia punya kebiasaan aneh begitu?

Sunday, June 16, 2013

Sastra Sunda jeung Pasantrén


Oleh Rie Yanti

Aya Béntang Pasantrén, Santri Gagal, Ceurik Santri, Jiad Ajengan, Dongéng Enténg ti Pasantrén, Dulag Nalaktak, Pahlawan-pahlawan ti Pasantrén, Mantri Jero, jeung teuing naon deui carita-carita nu nyaritakeun kahirupan para santri atawa kaayaan di pondok pasantrén. Tanto nya? Naha sastra Sunda téh idéntik jeung agama Islam? Naha sastrawan Sunda téh lolobana ti pasantrén? Naon hubunganana pasantrén jeung sastra Sunda?

Sunday, June 9, 2013

Quo Vadis Syair Madura?


 “E dhalem kobur tako’ parana
Enneng kadibi’ tadha’kancana
Bannya’ amal se ta’ katarema
Amarga bangal ka reng towana”
“Pong-pong gi’ kene’ gi’ ngodha-ngodha
Pabajeng nyare elmo akida
Manabi nyaba dhapa’ gan dhadha
Kastana ampon bi’ tadha’padha”
“Mayyidda nanges e dhalem kobur
Enga’ odhi’na gabay ta’ lebur
Lemang baktona lakona kendhur
Seksana kobur patang kajendhur”

Syair-syair di atas sering saya dengarkan dari sebuah gelombang radio yang sering diputar oleh santri Blok L pada waktu siang hari sepulang dari madrasah di Pondok Pesantren Bata-Bata. Terik mentari yang menyebabkan keringat bercucuran tak mampu menutupi hati dari mencoba mendengar dan meresapi syair-syair macam di atas.

Sunday, June 2, 2013

Maca Buku-buku Sunda


Oleh Rie Yanti

Sarat mun hayang pinter, kudu loba maca buku sabab buku gudangna élmu. Saratna maca, nya bukuna kudu nyampak. Lamun euweuh bukuna, rék maca naon atuh? Kitu deui maca buku-buku Sunda. Ayeuna pamaréntah ngumumkeun yén masarakat ulah poho kana basa daérah, basa indung. Rék teu poho kumaha lamun sapopoéna masarakat ngagunakeun basa Indonesia atawa basa asing? Jeung pangpangna lamun hayang basa daérah (Sunda) tetep digunakeun, salian ti dipaké dina paguneman sapopoé, urang gé kudu maca buku-buku Sunda. Lamun buku-buku sunda euweuh, kumaha harepan pamarentah bisa kalaksanakeun?

Sunday, May 26, 2013

Undangan Umum di Sebelah Sana, Pak!


Kenapa harus ada undangan VIP dan Non VIP dalam pesta pernikahan
- Oleh Ihsan Maulana

Hari Minggu kemarin, seorang kolega yang mempunyai jaringan bisnis di Jawa Timur, seorang petinggi salah satu partai mengadakan walimah urusy (resepsi pernikahan). Banyak pejabat diundang, mulai dari gubenur, wakil gubernur, pengusaha, hingga para kiai besar. Wajah-wajah yang biasanya hanya bisa saya lihat di media.

Saat saya diarahkan ke tempat makan oleh panitia, seorang panitia lainnya mencegat saya dan berkata, “Mohon maaf, Bapak, hanya untuk undangan VIP.”

Sunday, May 19, 2013

Sunday, May 12, 2013

Pelacuran Surabaya: Ditekan secara Fisik, Malah Menjamur secara Online


Salah satu sudut prostitusi di Surabaya
- Oleh Ihsan Maulana

Di Surabaya, prostitusi sudah ada jauh sebelum kota ini menjadi pusat perdagangan Indonesia Timur. Jaringan prostitusi menjadi semakin menggurita saat seorang menir Belanda bernama Dolly, yang awalnya adalah seorang PSK kelas kakap di kawasan Eropa Surabaya (di daerah Jembatan Merah), memutuskan menjadi seorang mucikari. Dia mendirikan sebuah wisma di daerah yang sekarang dikenal sebagai Gang Dolly.

Sunday, May 5, 2013

Basa Kabeungharan Bangsa


Oleh Rie Yanti

Ceuk béja mah basa Sunda téh geus langka sabab geus jarang dipaké deui, boh dina kahirupan sapopoe boh dina pamarentahan. Komo ku barudak ngora jeung urang kota mah. Malahan mah kaancam punah. Aya benerna, tapi urang teu kudu hariwang sabab basa Sunda moal punah. Pan di sababaraha daérah mah basa Sunda téh diajarkeun di sakola-sakola, ti mimiti sakola dasar tepi ka sakola lanjutan.

Monday, April 29, 2013

Pengalaman Pertama Ketinggalan Pesawat


Ihsan ketinggalan pesawat
- Oleh Ihsan Maulana

Motor yang saya tumpangi mengebut, meliuk-liuk di atas jalan-jalan berbantal polisi tidur. Saat macet, motor itu lincah berjalan di trotoar. Pengendaranya tak ingin menurunkan kakinya. Motor terus melaju. Ya, motor itu adalah ojek yang mengantarkanku ke bandara Soekarno-Hatta. Jam boarding pesawat sudah dekat. Jam segini, jam macet, bunuh diri namanya kalau saya dan teman saya memilih taksi.

Maka ojek adalah solusi efektif. Saya tak peduli wajah saya tercambuk-cambuk ranting pepohonan yang kami lewati.

Sunday, April 21, 2013

Sajak-sajak William Butler Yeats


Oleh Mochammad Asrori

William Butler Yeats dilahirkan di Sandymout Irlandia pada tahun 1865. Masa kanak-kanaknya dihabiskan di sebuah desa kecil di Sligo yang masih alami, lalu belajar seni di Dublin. Ia memutuskan untuk memusatkan perhatian pada puisi ketika mengalami masa-masa sulit dalam kehidupannya semenjak pindah ke London pada tahun 1888.

Kumpulan puisi pertamanya adalah The Wandering of Oisin (1889), disusul kumpulan-kumpulan puisi lain, diantaranya The End among The Reds (1899), The Wild Swans at Coole (1917), dan The Tower (1928). Semasa hidup Yeats banyak melakukan perjalanan ke luar negeri, seperti Perancis dan Italia, namun ia senantiasa kembali ke tanah airnya untuk mendapatkan ilham bagi karya-karyanya. Yeats menerima hadiah nobel Kesusasteraan tahun 1923 dan meninggal di Nice, Perancis tahun 1939.

Sunday, April 14, 2013

Mengecap ciuman-ciuman hujan Pablo Neruda



oleh Mochammad Asrori

Lahir di kota Parral, Chili, pada 12 Juli 1904. nama lengkapnya Ricardo Eliecer Naftali Reyes Basoalto. Dalam tahun 1920, dia memakai nama pena Pablo Neruda, terinspirasi dari seorang penyair Ceko, Jan Neruda. Pada 1927, karena putus asa, Neruda menerima jabatan sebagai konsul kehormatan di Rangoon, Burma, seraya kerja serabutan di Kolombo, Srilangka, Batavia dan Singapura. Di Jawa ia menikahi isterinya yang pertama, seorang wanita Belanda pegawai bank, bernama Maryka Antonieta Hagenaar Vogelzang.  Menerima International Peace Prize (1950) dan The Nobel Prize for Literature (1971).

Buku-bukunya yang terbit: Crepusculario (Senja, 1923), Veinte Poemas de amor y una cancion desesperada (1924), sehimpun sajak cintanya yang paling terkenal dan paling banyak diterjemahkan. Kemudian espana en el corazon (Spanyol di kalbuku) paska perang saudara di Spanyol, sebuah situasi yang mengubahnya dari seorang individualis menjadi aktivis dan membuatnya sangat terlibat dalam politik, Alturas de Macchu Picchu (1945), sebuah puisi yang tebalnya satu buku, ditulis dalam 12 bagian. Canto General de Chile (1950), menghimpun 250 sajak Neruda yang dicipta saat masa-masa sulit, menjadi seorang eksil di negeri sendiri. Kemudian Cien Sonetos de amor (1960), buku ini, terbit di Boenos Aires.

Sunday, April 7, 2013

Puisi-Puisi Cantik Alejandra Pizarnik


- Oleh Mochammad Asrori

Alejandra Pizarnik adalah satu penyair perempuan penting dan berpengaruh di Argentina, pemuka generasi tahun enam puluhan. Ia lahir di Buenos Aires, argentina, 29 April 1936 dari keluarga imigran Eropa Timur. Kuliah sastra dan seni rupa di Universitas of Buenos Aires dan belajar melukis kepada Juan Batlle Planas. Tahun 1960 sd 1964 menetap di Paris, Perancis, bekerja di jurnal “Cuardernos” dan beberapa penerbitan, sembari kuliah sejarah agama dan sastra mutahir Perancis di Sorbonne. Pizarnik sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa dan meninggal dunia pada 25 September 1972 lantaran kelebihan obat.

Buku yang pernah diterbitkannya: Los trabajos y las noches (work dan night), extraccion de la piedra de locura (extraction of the stone of folly), dan el infierno musical (the musical hell) dan kumpulan prosa la condesa sangrienta (the bloody countess).

Sunday, March 31, 2013

Puisi ironi dari Enzensberger


- Oleh Mochammad Asrori

Hans Magnus Enzensberger merupakan salah satu penyair terbesar Jerman. Kiprahnya dalam dunia sastra dapat dibilang unik, ia menunjukkan minat yang beragam dalam pergulatan intelektual, mulai dari sisi kiri hingga kecewa dan meragukan pandangan-pandangan kiri, sampai bergeser ke kanan dengan tetap senantiasa kritis pada segala yang kanan.

Enzensberger lahir di Kaufbeuren, kota kecil di Jerman Selatan pada 11 November 1929. ketika Magnus berumur 9 tahun, perang dunia II meletus, kota Nurnberg yang ditinggalinya sejak 1931 mulai dibom sekutu tahun 1942. selesai perang Jerman hancur total. Paska perang ia pernah menjadi pedagang di pasar gelap dan penerjemah bagi tentara Inggris yang sedang menduduki Jerman. Pada tahun 1955 ia meraih gelar doktor dengan menulis disertasi bertemakan puitika penyair romantis Jerman Clemen Brentano (1778-1842).

Sunday, March 24, 2013

Inilah Man Asian Literary Prize 2013: Tan Twan Eng


- Oleh Mochammad Asrori

Penulis Malaysia Tan Twan Eng memenangkan penghargaan sastra Man Asian Literary Prize 2013 untuk novelnya yang berjudul “The Garden of Evening Mists”.

Penghargaan sastra Man Asian Prize diberikan kepada novel terbaik karya seorang penulis Asia yang diterbitkan pada tahun kalender sebelumnya. Syaratnya, novelnya harus ditulis dalam bahasa Inggris atau diterjemahkan ke bahasa Inggris. Sejak ajang ini mulai digelar tahun 2007, Tan adalah pemenang kedua yang karyanya ditulis dalam bahasa Inggris.

Sunday, March 17, 2013

Jalan-jalan ke Avontur


- oleh Mochammad Asrori

Hari senin 11 Juni 2012, saya mendapat telpon dari seorang sahabat, intinya meminta saya untuk melakukan perjalanan ke Avontur, negeri puisi milik Ragil Sukriwul. Saya beranikan diri untuk menyanggupi apa yang dimintanya. Walaupun dalam hati saya berpikir, apa sangu saya cukup untuk dolan ke Avontur? Jangan-jangan nanti tidak mencukupi dan saya harus nggembel disana dan pulang ngesot.

Saya berpikir begitu karena sahabat itu, setelah memberi tiket secara jelas ngomong, “Saya tunggu oleh-oleh dari Avontur.”

Sunday, March 10, 2013

Andrea Hirata masuk nominasi TB Buchawards 2013


- Oleh Mochammad Asrori

Penulis Indonesia Andrea Hirata berhasil meraih nominasi penulis sastra terbaik dalam ajang anugerah sastra Jerman, TB Buchawards 2013. Andrea Hirata berhasil masuk menjadi nominasi bersama tiga penulis lainnya yakni penulis India, Kiran Nagarkar, penulis Australia Stefan Nink dan penulis Jerman Steffen Moller. Penulis novel Laskar Pelangi itu mengungkapkan panitia TB Buchawards 2013 mengamati tulisan-tulisan sastra bertema budaya dari seluruh dunia.

Laskar Pelangi telah diterbitkan di Jerman oleh penerbit Hanser-Berlin dengan judul Die Regenbogen Truppe. Pada Januari 2013, Laskar Pelangi akan serentak terbit di Australia dan Selandia Baru dengan judul The Rainbow Troops. Kemudian di Turki dengan judul Gokkusagi Askerleri, di Belanda dengan judul De Regenboogbende, dan di Spanyol dengan judul La Tropa del Arco Iris. Laskar Pelangi versi Amerika akan diterbitkan oleh penerbit FSG, New York pada Februari 2013.

Sunday, March 3, 2013

Peraih Penghargaan Rancage 2013: Pratisara


- Oleh Mochammad Asrori

Yayasan Kebudayaan Rancage kembali menganugerahkan Hadiah Sastra 2013 bagi para sastrawan yang menulis buku dengan bahasa daerah. Untuk karya sastra dalam bahasa Jawa, buku kumpulan cerpen berjudul Pratisara ditetapkan sebagai karya terbaik bersama buku puisi berbahasa Sunda, Lagu Padungdung, dan buku Roman pendek berbahasa Bali berjudul Sentana. Menurut Ketua Dewan Pembina Rancage Ajip Rosidi, pemenang penghargaan untuk sastra Jawa dipilih dari 29 judul buku yang terbit tahun 2012. Sedangkan untuk Sastra Sunda dipilih dari 5 buku unggulan yang sebelumnya dipilih dari dari 38 buku sastra Sunda yang terbit pada 2012.