Peraih Penghargaan Rancage 2013: Pratisara

Sunday, March 3, 2013

Peraih Penghargaan Rancage 2013: Pratisara


- Oleh Mochammad Asrori

Yayasan Kebudayaan Rancage kembali menganugerahkan Hadiah Sastra 2013 bagi para sastrawan yang menulis buku dengan bahasa daerah. Untuk karya sastra dalam bahasa Jawa, buku kumpulan cerpen berjudul Pratisara ditetapkan sebagai karya terbaik bersama buku puisi berbahasa Sunda, Lagu Padungdung, dan buku Roman pendek berbahasa Bali berjudul Sentana. Menurut Ketua Dewan Pembina Rancage Ajip Rosidi, pemenang penghargaan untuk sastra Jawa dipilih dari 29 judul buku yang terbit tahun 2012. Sedangkan untuk Sastra Sunda dipilih dari 5 buku unggulan yang sebelumnya dipilih dari dari 38 buku sastra Sunda yang terbit pada 2012.

Antologi “Pratisara” berisi 29 Cerita Pendek. Cerpen-cerpen Krishna Mihardja yang ada dalam antologi tersebut tampil bersahaja dan apa adanya. Tokoh ceritanya memakai orang-orang desa yang menyampaikan kritik tidak langsung seputar kekuasaan dan masalah perempuan. Cerpen-cerpen tersebut sebagian besar pernah dimuat di majalah berbahasa Jawa dan lainnya merupakan karya baru dan belum pernah dipublikasikan.

Herry Mardianto, peneliti pada Balai Bahasa Yogyakarta, dalam tulisan pengantar menyebutkan, membaca kumpulan cerpen “Pratisara” kita seperti dihadapkan pada berbagai friksi di masyarakat. Kejeliannya memotret momen-momen kejadian dituturkan dengan cara sederhana, mudah dicerna, apalagi semua dibingkai dalam Guyonan Parikena, semacam sindiran halus yang biasa diungkapkan untuk mengkritik perilaku seseorang utamanya mereka yang sedang menduduki jabatan.

Menurut Hari Leo AER,ketua Studio Pertunjukkan sastra Jogja,kehadiran Pratisara sebagai Sastra Bahasa Jawa di awal Tahun 2013 menjadi gebrakan untuk menggairahkan kembali Cerkak, Cerita Pendek dalam Bahasa Jawa di tengah-tengah masyarakat Jawa yang semakin plural

Menurutnya, "Bahasa Jawa sekarang ini hanya sebatas menjadi Klangenan semata, dan media yang mewartakannyapun sangat minim, bisa dihitung dengan jari". Cerkak karya Krishna Mihardja dinilainya menarik untuk dikaji karena ceritanya pendek dan cenderung padat.

Krishna sang penulis sendiri  mengungkapkan buku tersebut adalah bukti bahwa Sastra Jawa itu masih ada dan masih dicari orang.

Selain itu tiga buku sastra pemenang tersebut, Rancage juga memberikan anugerah jasa sastra Jawa untuk J.F.X. Hoery dan Hadiah Samsudi bagi para pengarang buku anak berbahasa Sunda yang tahun ini diberikan kepada Elin Samsuri lewat bukunya, Dongeng Aki Guru. 

0 comments :

Post a Comment

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.