April 2013

Monday, April 29, 2013

Pengalaman Pertama Ketinggalan Pesawat


Ihsan ketinggalan pesawat
- Oleh Ihsan Maulana

Motor yang saya tumpangi mengebut, meliuk-liuk di atas jalan-jalan berbantal polisi tidur. Saat macet, motor itu lincah berjalan di trotoar. Pengendaranya tak ingin menurunkan kakinya. Motor terus melaju. Ya, motor itu adalah ojek yang mengantarkanku ke bandara Soekarno-Hatta. Jam boarding pesawat sudah dekat. Jam segini, jam macet, bunuh diri namanya kalau saya dan teman saya memilih taksi.

Maka ojek adalah solusi efektif. Saya tak peduli wajah saya tercambuk-cambuk ranting pepohonan yang kami lewati.

Sunday, April 21, 2013

Sajak-sajak William Butler Yeats


Oleh Mochammad Asrori

William Butler Yeats dilahirkan di Sandymout Irlandia pada tahun 1865. Masa kanak-kanaknya dihabiskan di sebuah desa kecil di Sligo yang masih alami, lalu belajar seni di Dublin. Ia memutuskan untuk memusatkan perhatian pada puisi ketika mengalami masa-masa sulit dalam kehidupannya semenjak pindah ke London pada tahun 1888.

Kumpulan puisi pertamanya adalah The Wandering of Oisin (1889), disusul kumpulan-kumpulan puisi lain, diantaranya The End among The Reds (1899), The Wild Swans at Coole (1917), dan The Tower (1928). Semasa hidup Yeats banyak melakukan perjalanan ke luar negeri, seperti Perancis dan Italia, namun ia senantiasa kembali ke tanah airnya untuk mendapatkan ilham bagi karya-karyanya. Yeats menerima hadiah nobel Kesusasteraan tahun 1923 dan meninggal di Nice, Perancis tahun 1939.

Sunday, April 14, 2013

Mengecap ciuman-ciuman hujan Pablo Neruda



oleh Mochammad Asrori

Lahir di kota Parral, Chili, pada 12 Juli 1904. nama lengkapnya Ricardo Eliecer Naftali Reyes Basoalto. Dalam tahun 1920, dia memakai nama pena Pablo Neruda, terinspirasi dari seorang penyair Ceko, Jan Neruda. Pada 1927, karena putus asa, Neruda menerima jabatan sebagai konsul kehormatan di Rangoon, Burma, seraya kerja serabutan di Kolombo, Srilangka, Batavia dan Singapura. Di Jawa ia menikahi isterinya yang pertama, seorang wanita Belanda pegawai bank, bernama Maryka Antonieta Hagenaar Vogelzang.  Menerima International Peace Prize (1950) dan The Nobel Prize for Literature (1971).

Buku-bukunya yang terbit: Crepusculario (Senja, 1923), Veinte Poemas de amor y una cancion desesperada (1924), sehimpun sajak cintanya yang paling terkenal dan paling banyak diterjemahkan. Kemudian espana en el corazon (Spanyol di kalbuku) paska perang saudara di Spanyol, sebuah situasi yang mengubahnya dari seorang individualis menjadi aktivis dan membuatnya sangat terlibat dalam politik, Alturas de Macchu Picchu (1945), sebuah puisi yang tebalnya satu buku, ditulis dalam 12 bagian. Canto General de Chile (1950), menghimpun 250 sajak Neruda yang dicipta saat masa-masa sulit, menjadi seorang eksil di negeri sendiri. Kemudian Cien Sonetos de amor (1960), buku ini, terbit di Boenos Aires.

Sunday, April 7, 2013

Puisi-Puisi Cantik Alejandra Pizarnik


- Oleh Mochammad Asrori

Alejandra Pizarnik adalah satu penyair perempuan penting dan berpengaruh di Argentina, pemuka generasi tahun enam puluhan. Ia lahir di Buenos Aires, argentina, 29 April 1936 dari keluarga imigran Eropa Timur. Kuliah sastra dan seni rupa di Universitas of Buenos Aires dan belajar melukis kepada Juan Batlle Planas. Tahun 1960 sd 1964 menetap di Paris, Perancis, bekerja di jurnal “Cuardernos” dan beberapa penerbitan, sembari kuliah sejarah agama dan sastra mutahir Perancis di Sorbonne. Pizarnik sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa dan meninggal dunia pada 25 September 1972 lantaran kelebihan obat.

Buku yang pernah diterbitkannya: Los trabajos y las noches (work dan night), extraccion de la piedra de locura (extraction of the stone of folly), dan el infierno musical (the musical hell) dan kumpulan prosa la condesa sangrienta (the bloody countess).