Tips Meningkatkan Facebook Engagement

Sunday, January 26, 2014

Tips Meningkatkan Facebook Engagement


Facebook engagement adalah nyawa fanpage
Facebook engagement adalah nyawa fanpage
- Oleh Andry Salim (IMAcademy.co)

Anda punya fanpage Facebook? Kalau betul, Anda pasti tahu betapa engagement itu nyawa dari sebuah fanpage. Engagement Facebook dalam hal ini adalah jumlah serta kualitas like, commet dan share yang dilakukan fans terhadap post-post Anda di Facebook. Masalahnya, bagaimana para fans bisa engage bila post Anda saja tidak muncul di news feed (Facebook home) dia?

Semakin lama, semakin sulit menyampaikan post kepada fans. Entah itu post berupa status teks, gambar, video, atau link. Dari beberapa percobaan yang dilakukan oleh para internet marketer, didapatkan hasil bahwa satu post natural (maksudnya tanpa iklan) ternyata hanya menjangkau rata-rata 16-17 persen saja dari semua fans kita.

Ini karena Facebook memiliki tempat premium yang dinamakan news feed dari setiap user. Tak heran, tempat ini pun menjadi rebutan banyak pihak: post dari teman-teman si user, fanpage-fanpage yang di-like si user, sampai iklan-iklan. Intinya, susah sekali untuk bisa tampil di news feed.

Tapi jangan khawatir, saya punya beberapa tips untuk memperbesar peluang post Anda muncul dalam news feed sebanyak mungkin fans Anda. Atau dengan kata lain, ini adalah tips untuk meningkatkan jangkauan (reach) dari post Anda. Tapi kembali lagi, semua itu hanya bisa dilakukan ketika engagement setiap post tinggi.

Semakin tinggi engagement Anda, semakin banyak fans yang melihat post itu di news feed-nya, dan semakin lama post itu berada di situ. Dari sana, ada peluang user Facebook yang belum like fanpage Anda kemudian memutuskan menjadi fans. Semakin menguntungkan, bukan?

Kunci untuk meningkatkan engagement adalah konten-konten yang bagus dan relevan dengan fanpage. Di sini, saya berikan beberapa tips dari hasil browsing, filtering dan testing saya selama dua tahun lebih mengelola fanpage.

Posting gambar, link, atau teks?

Setiap jenis post di Facebook memiliki jangkauan yang berbeda-beda. Nofi Bayu Darmawan menjelaskannya dengan bagus di post beliau. Ujicoba yang saya lakukan melalui fanpage saya sendiri menunjukkan hasil serupa.

Kalau target Anda adalah engagement, saran saya adalah banyak menggunakan status post dan diimbangi juga dengan image post. Secara pribadi, komposisi favorit yang saya gunakan adalah status post (50%), image post (30%), dan link post (20%).

Status post (murni teks) memiliki jangkauan atau reach paling tinggi. Tapi biasanya, status lebih jarang mendapatkan like dan share, sehingga engagement-nya rendah. Kecuali tentu saja, Anda memanfaatkan beberapa trik yang akan saya beberkan sebentar lagi.

Photo post memiliki reach yang secara alami lebih rendah dibandingkan status post. Meskipun begitu, reach-nya tetap bisa membaik karena tertolong oleh kecenderungan tingkat engagement yang tinggi.

Link post berfungsi untuk mendatangkan trafik ke website Anda. Kenapa hanya 20%? Karena saya lebih banyak menggunakannya untuk promosi, dan terkadang saya racik dengan konten yang bagus dari artikel tersebut. Di algoritma baru Facebook, link post dibuat lebih tinggi reach-nya, jadi akan lebih sering nongol di news feed user.

Tapi bila Anda, seperti saya, menggunakan link post untuk promosi dan jualan di Facebook, saya sarankan juga jangan terlalu sering sebar link. Jangan sampai Anda terjebak seperti kebanyakan fanpage: tak pernah memberikan konten yang bermanfaat, malah posting gambar produk atau link ke website melulu. Coba kalau Anda sendiri masuk ke fanpage model begitu, kira-kira Anda betah?

Kapan saat yang tepat untuk posting?

Untuk menjawab pertanyaan ini, gunakan fitur Insights dari fanpage Anda. Cari tahu kapan terjadi trafik tertinggi dalam fanpage. Anda perlu mengakses menu “See Insights” yang ada di bagian atas fanpage Anda. Tombol ini hanya terlihat kalau Anda adalah admin dari fanpage tersebut dan dalam keadaan login fanpage.

Di sana akan terlihat hari apa dan jam berapa saja fanpage Anda ramai dikunjungi. Catatlah itu. Untuk mendapatkan reach dan interaksi (engangement) yang terbaik, postinglah pada waktu-waktu itu. Bukan berarti di jam yang lain tidak boleh posting. Tapi, biasanya akan kurang efektif.

Post yang merangsang interaksi

Cara yang paling mudah dan cepat untuk meningkatkan engagement dari fanpage Anda adalah dengan melayangkan pertanyaan. Coba cari pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan fanpage Anda dan minta pendapat fans Anda. Misalkan fanpage Anda berkaitan dengan kesehatan wanita, Anda bisa bertanya, “Krim muka apa yang biasa Anda gunakan?”

Kalau Anda memadukan tips ini dengan giveaway, hasilnya akan lebih dahsyat. Contohnya seperti status ini:
Jawab pertanyaan ini: “Krim muka apa yang biasa Anda gunakan?” Mau dapet krim muka spesial XYZ gratis? Klik like dan tuliskan komentar Anda. Saya akan mengirimkan produk terbaru ini ke alamat DUA orang yang beruntung. Boleh share juga untuk memperbesar kemungkinan Anda menang!
Atau...
“Krim muka apa yang biasa Anda gunakan?” Kami ingin membagikan 2 krim muka spesial XYZ secara gratis. Klik like, tuliskan komentar dan tag teman Anda yang ingin Anda bagikan krim muka ini. Boleh share juga untuk memperbesar kemungkinan Anda menang.
Anda juga bisa bertanya mengenai berita terbaru atau tren. Contohnya:
Wah, gosipnya Syahrini mau balik lagi ke Anang. Bukan itu sih yang penting, tapi coba lihat deh gaya rambutnya yang baru. Menurut Anda, gaya rambut ini cocok gak ya sama Syahrini? Ada yang ngerti cara bikinnya?
Lengkapi post itu dengan foto Syahrini yang diberi lingkaran merah atau dikasih tanda panah menunjuk rambutnya. Post-post semacam ini pasti memancing terjadinya engagement.

Tutorial bergambar

Sebuah tutorial bergambar (termasuk infografik) dapat mudah dipahami dan diikuti. Itulah kenapa gambar informatif semacam ini dapat meningkatkan engagement Anda. Tentu saja, tutorialnya harus Anda sesuaikan dengan fanpage Anda. Lihat contoh ini:


Padukan dengan tips sebelumnya, yaitu dengan pertanyaan kepada fans, Anda pun akan mendapatkan engagement yang sangat tinggi.

Pertanyaannya, bagaimana memperoleh ide untuk tutorialnya? Gampang sekali. Anda tinggal googling dengan kata kunci: “(niche Anda) + tips”, “(niche Anda) + tutorial”, atau, “(niche Anda) + help”. Anda akan mendapatkan banyak sekali tutorial untuk diolah atau disajikan langsung ke fans Anda.

Cerita yang unik atau mengejutkan Tidak dapat dipungkiri, setiap orang menyukai cerita yang heboh. Oleh karena itu, pantau portal-portal berita yang populer dan amati apakah ada berita heboh yang berhubungan dengan topik fanpage Anda. Yang ringan-ringan (tapi unik) pun terbukti berhasil membuat orang “gatal” untuk engage dengan post Anda. Jadi, jangan selalu berpikir beritanya harus berbobot dan mengandung banyak fakta baru. Tidak harus.

Anda bisa pula mencari hal-hal unik atau mengejutkan ini di Google atau fanpage sejenis. Lihat konten yang paling banyak di-share orang. Lalu Anda copy-paste post tersebut ke fanpage Anda. Mudah kan? Dan tidak perlu kelamaan berpikir!

Tapi kalau saya, biasanya saya ambil dari berbagai sumber, kemudian saya gabung dan tulis ulang dengan kalimat sendiri. Kalau Anda ingin copy-paste begitu saja, jangan lupa letakkan sumbernya sebagai penghargaan terhadap sumber cerita itu. Juga agar fans Anda tahu kemana harus merujuk bila ingin tahu lebih detail.

Kutipan atau quote

Salah satu post yang bagus dan banyak di-share adalah kutipan kata-kata bijak, kata-kata lucu tapi mengena, atau kata-kata yang inspiratif, mengharukan, dsb. Untuk market Indonesia, quotes dengan status (teks) lebih bagus hasilnya ketimbang kutipan berbentuk gambar. Sementara kalau di luar negeri, malah kebalikannya.

Share ulang status lama yang hasilnya bagus

Kalau Anda punya post yang engagement-nya tinggi, jangan ragu untuk re-share status tersebut. Tapi tunggu berlalu dalam hitungan pekan atau bulan dulu. Tentu saja selama post itu belum basi, silakan di-post ulang.

Dari hasil ujicoba saya, engagement post bagus yang di-share ulang tetap bisa mendulang banyak like, comment dan share. Mengapa begitu? Karena jangkauan post itu tidak mungkin 100% ke seluruh fans Anda. Bisa jadi, setelah Anda posting, fans yang dulunya tidak kebagian penampakan post itu di news feed-nya, sekarang baru kebagian. Selain dari itu, dalam hitungan pekan atau bulan, fans Anda kan bertambah. Kemungkinan besar, mereka belum pernah melihat status tersebut.

Jadi re-share terkadang memang perlu. Khususnya gambar yang selalu ada dalam album fanpage Anda. Trik ini juga saya lakukan sewaktu lagi malas atau tidak sempat cari konten baru. Ajaibnya, hasilnya tetap saja bagus!

Kontes

Mengadakan kontes juga merupakan cara jitu untuk memancing interaksi fans. Yang namanya kontes pasti ada hadiahnya. Jadi, siapkan juga hadiah yang menarik dan sesuai dengan niche Anda. Kalau Anda main di dunia kecantikan, ya hadiahnya jangan iPad. Meskipun nanti banyak yang akan like, share dan comment, fans-fans baru Anda jadi tidak fokus lagi. Tidak sesuai niche kecantikan. Karena yang datang hanyalah para pemburu iPad.

Hadiah yang Anda berikan pun tidak harus mahal. Bahkan bisa pula gratis! Anda bisa saja membuatkan e-book berisi tips yang unik dan bermanfaat. Just be creative!

Susun kontes yang keren dan berikan manfaat bagi fans supaya mereka mau like, comment atau share kontes ini kepada teman-teman mereka. Tapi jangan merepotkan fans dengan syarat mengikuti kontes yang macam-macam. Itu akan jadi bumerang dan membuat kontesnya sepi peserta.

Yang terpenting untuk memperoleh engagement terbaik

  1. Kenali fans Anda. Siapa mereka? Berapa rentang usia mereka? Apa bahasa yang mereka gunakan? Mereka suka nongkrong di mana saja? Jam berapa? 
  2. Berikan konten yang sesuai dengan profil mereka. Tujuan Anda adalah memenangkan hati mereka, bukan memanfaatkan mereka untuk jualan Anda (itu nanti saja).
  3. Selalu beri nilai lebih. Saya memiliki prinsip untuk selalu memberikan nilai tambah dulu. Dan saya percaya, nanti salesnya akan muncul sendiri. Tentu saja dengan metode promosi yang tepat.
  4. Ada baiknya untuk menggunakan Call-To-Action, seperti meminta mereka untuk like, komen atau share status Anda. Meskipun tidak perlu ada itu di tiap post.
  5. Dengarkan suara mereka. Kalau mereka komentar di status Anda, usahakan untuk me-reply. Ini adalah social media, Kawan. Bersosialisasilah.
Terakhir, usahakan selalu overpromise and overdeliver. Ketika Anda hendak berpromosi, pastikan Anda selalu overpromise. Tidak masalah Anda memberikan janji-janji WOW, asalkan selalu ditepati. Dan overdeliver, yaitu memberikan lebih banyak/berkualitas dibanding janji yang Anda berikan. Setidaknya, itulah rahasia mengapa saya bisa mengumpulkan ribuan orang dalam seminar-seminar saya.

0 comments :

Post a Comment

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.