Denging yang Menyiksa Telinga saat di Pesawat

Thursday, April 23, 2015

Denging yang Menyiksa Telinga saat di Pesawat


- Oleh Alva Altera

Saya pernah naik pesawat dan menderita sepanjang perjalanan yang hampir dua jam itu. Persis setelah pesawat lepas landas, telinga rasanya ditusuk-tusuk jarum. Padahal, biasanya tidak seperti itu. Senewen rasanya. Apalagi tengok kanan, tengok kiri, penumpang lain santai-santai saja. Pasti ada yang salah di telinga saya. Apakah terlalu kotor? Ah, mana mungkin.

Setelah penderitaan selama puluhan menit itu, saya mencari tahu apa penyebab sebenarnya denging ini.

Penyebab telinga sakit di pesawat

Ternyata, telinga berulah itu karena adanya perbedaan tekanan udara, dan diperparah dengan kondisi saya yang sedang pilek. Ini sama dengan saat kita naik gunung atau berenang. Kita mengalami perbedaan tekanan udara (karena ketinggiannya berbeda) secara mencolok. Dan telinga kesulitan mengadaptasinya.

Lalu, apa yang harus dilakukan kalau itu terjadi lagi? Masih untung perjalanan udara saya waktu itu hanya satu jam lebih sedikit. Coba kalau penerbangannya lintas benua yang memakan waktu lima sampai 11 jam? Membayangkannya saja sudah ngeri.

Mengatasi telinga sakit di pesawat

Pertama, yang harus Anda usahakan adalah kesehatan. Harus fit. Jangan sampai Anda naik pesawat dalam keadaan flu, hidung buntu atau sakit kepala. Karena kondisi itu bisa memicu dengingan di telinga Anda.

Ketika telinga berdengung, jangan pasrah saja. Cobalah terus memamah atau mengunyah. Ketika kita mengunyah, saluran eustachius otomatis membuka dan menutup. Lalu air liur yang ditelan dari hasil kunyahan dapat menghilangkan denging tersebut. Tidak ada makanan? Bawalah permen karet. Atau permen biasa pun kadang berhasil juga.

Oh ya, meminum air juga membantu meringankan sakit di kuping lho. Penjelasannya seperti gerakan mengunyah. Tidak ada air? Tidak boleh membawa cairan di kabin pesawat? Mintalah kepada pramugari segelas atau dua gelas air. Atau cukup menelan ludah.

Ada pula tindakan sederhana yang telah saya buktikan keampuhannya, yaitu menguap. Menguaplah selebar dan sekeras mungkin. Tidak ingin menguap? Pura-pura sajalah, lama-lama kan nanti Anda benar-benar menguap. Lakukan gerakan ini berturut-turut, biasanya dengung di telinga akan hilang. Atau setidaknya berkurang drastis.

Cara lain, yakni menutup hidung dan mulut. Tutuplah mulut serta hidung secara bersamaan, tahan napas beberapa saat, lalu embuskan melalui hidung perlahan. Tujuannya, membuang tekanan udara di telinga. Namun, jangan lakukan ini bila Anda penderita penyakit jantung.

Solusi lain telinga berdengung di pesawat

Alternatif yang lebih canggih sebenarnya ada. Yaitu menggunakan penyumbat telinga. Anda bisa membelinya sebelum penerbangan.

Kombinasikan semua langkah-langkah itu, maka Anda akan baik-baik saja. Bila belum berhasil juga, segera minta tolong petugas kabin dan sampaikan keluhan Anda. Pasti mereka sudah punya solusi. Yang paling penting, apapun keadaannya, jangan panik. Tetap tenang. Oke?

0 comments :

Post a Comment

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.