Bekerja di Dekat Rumah Bisa Memperpanjang Umur Anda

Sunday, January 3, 2016

Bekerja di Dekat Rumah Bisa Memperpanjang Umur Anda


- Oleh Alva Altera

Tidak semua orang beruntung mendapat lokasi kerja di dekat rumah. Sebagian lainnya bahkan tidak memedulikan itu. Mereka lebih mengutamakan memperoleh jenis pekerjaan yang ideal ketimbang memilih tempat kerja yang dekat rumah. Maka sudah menjadi pemandangan umum bila seseorang bekerja di Jakarta sementara rumahnya di Bogor, dan setiap hari dia melakukan perjalanan bolak-balik. Padahal, ini keliru!

Jauh-dekat memang relatif. Tergantung mental masing-masing. Bila sang pegawai bermental pengembara, perjalanan 2-3 jam rumah-kantor pun bukan masalah, bahkan terasa nikmat. Sebaliknya, bagi orang lain, jarak hanya dua kilometer pun terasa sebagai siksaan: capek, macet, panas, hujan, dan berbagai keluhan lain.

Tapi di luar itu, tahukah Anda, bekerja di dekat rumah bisa membantu Anda meraih kebahagiaan? Ketika Anda bahagia, secara medis, usia Anda pun bisa bertambah panjang. Maka sebisa mungkin, carilah tempat kerja yang sedekat mungkin dengan tempat tinggal Anda.

Selain pengeluaran untuk transportasi menjadi lebih murah, kesehatan Anda juga akan menjadi lebih prima, baik fisik maupun mental. Kenapa bisa begitu? Berikut beberapa alasannya:
  1. Mengurangi polusi yang masuk melalui hidung Anda. Sudah jelas, semakin jauh jarak rumah Anda dengan kantor, semakin banyak partikel-partikel racun yang Anda hirup di jalan. Problem ini menjadi serius jika Anda hidup di kota besar.
  2. Anda tidak mudah sakit. Tentu saja! Perjalanan jauh selalu melelahkan. Semakin Anda letih, semakin Anda mudah terserang penyakit. Belum lagi bila hujan menerpa dan banjir parah.
  3. Pikiran lebih fresh. Anda akan lebih terhindar dari stres dan emosi di jalan lantaran macet atau melihat pengguna jalan yang “berakrobat” di depan Anda. Berangkat lebih segar, pulang pun lebih bugar dibanding pekerja-pekerja lain yang harus melewati 10 km perjalanan pulang atau lebih.
  4. Merangsang hasrat untuk berolahraga. Lantaran jarak rumah ke kantor dekat, mungkin Anda malah berpikir tidak perlu menggunakan kendaraan berbahan bakar. Anda merasa asyik juga kalau pergi ke kantor hanya dengan sepeda angin, atau bahkan berjalan kaki.
  5. Mengurangi kebiasaan jajan. Terutama bila di rumah Anda ada seseorang yang masak. Tiap jam istirahat, alih-alih wisata kuliner di lapak-lapak yang belum tentu bersih, dan belum tentu aman buat kantong, Anda bisa pulang ke rumah untuk makan siang.
  6. Mendekatkan hubungan Anda dengan kolega. Kemungkinan teman-teman kantor mau mampir dan bersilaturahim dengan keluarga Anda lebih besar kalau rumah Anda hanya selemparan batu. Bayangkan situasi sederhana ini: pegawai A dan B sakit bareng, sama parahnya. Rumah si A dua jam perjalanan dari kantor, sementara si B hanya setengah jam. Siapa yang diprioritaskan teman-teman untuk dijenguk? Tentu si B. Atasan pun lebih mudah mengizinkan anak buahnya mengunjungi si B, karena takkan terlalu memakan waktu kantor. Betapa beruntungnya si B! Perhatian-perhatian semacam ini akan membuat hidupnya terasa lebih berkualitas.
Begitulah bagaimana Anda bisa “memperpanjang” usia dengan memilih kantor yang dekat dengan rumah. Gaji tinggi tapi tempat kerja jauh akan berdampak tidak hanya pada waktu dan ongkos untuk bensin atau angkot, melainkan juga pada kesehatan fisik-mental Anda.

Selamat mencari kerjaan yang dekat dengan rumah, dan selamat menjalani karier profesional yang segar dan penuh gairah!

0 comments :

Post a Comment

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.