Olahraga Susur Gua yang Menantang

Tuesday, June 7, 2016

Olahraga Susur Gua yang Menantang


Krubera Cave, gua vertikal terdalam di dunia
- Oleh Arta Nusakristupa

Gua selalu menyimpan eksotisme dan misterinya sendiri. Kita bisa melihat corak bebatuan, stalaktit dan stalakmit yang memukau di dalamnya. Atau kalau beruntung, kita juga bisa melihat arca-arca kuno dan lukisan dinding dari zaman purba. Tapi tahukah Anda, wisata gua dapat jauh lebih menantang dari itu.

Sebab, tidak selalu gua berbentuk lorong horizontal yang datar. Bisa jadi sebuah gua berbentuk vertikal, yang menganga melubangi bumi layaknya sumur raksasa. Alih-alih melihat pemandangan indah, di sini Anda "hanya" akan melihat lorong-lorong sempit di kanan-kiri Anda, gelap, dengan pasokan oksigen yang serba terbatas.

Dengan karakteristiknya yang rumit, menyusuri gua vertikal dibutuhkan lebih dari sekadar nyali. Siapkan juga kemampuan pendakian (climb), penyelaman (dive), dan tentu saja alat-alatnya.

Peralatan minimal yang harus dibawa untuk susur gua adalah head lamp (senter di kepala), helm, wear pack tahan air atau pakaian yang mudah kering, sepatu khusus, bekal makanan-minuman, alat-alat Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), dan sebagainya.

Kalau Anda pernah menonton film Sanctum, seperti itulah gambaran petualangan susur gua (caving) vertikal.

Sekadar informasi, gua vertikal terdalam di dunia ada di Georgia. Gua Krubera ini kedalamannya sekitar 2.217 meter di bawah permukaan laut.

Bagaimana dengan di Indonesia? Adakah yang seperti itu? Tentu saja ada. Tengok saja daerah-daerah karst, seperti di area Gunung Sewu (Gua Jomblang), di Kabupaten Maros (Gua Leang Pute), dan masih banyak lainnya.

Yang jelas, aktivitas susur gua selalu menjanjikan pemandangan dan pengalaman yang berbeda.

Terkadang, beberapa bagian gua tertutup oleh sungai bawah tanah, sehingga para cavers harus menyelam untuk melanjutkan perjalanan. Sungai itu pun mungkin saja berarus kuat, berpusaran, atau memiliki hewan-hewan yang tidak bisa kita prediksi perilakunya.

Dengan habitat yang lembap, minim oksigen, dan tidak tersentuh sinar matahari, tentu makhluk-makhluk di dalam gua sangat berbeda dengan flora-fauna yang biasa kita temui di gunung, hutan, atau pantai.

Maka jangan kaget kalau saat melakukan susur gua, Anda bertemu dengan hewan-hewan yang bentuknya aneh dan unik. Siapkan saja mental Anda supaya tidak gampang kaget.

Bagaimana?

Dengan gambaran sekilas ini, Anda merasa tertantang memicu adrenalin dalam olahraga susur gua? Atau justru bertambah ciut?

0 comments :

Post a Comment

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.