Sumur Gali, Bagaimana Cara Membuatnya?

Monday, April 13, 2015

Sumur Gali, Bagaimana Cara Membuatnya?


Proses penggalian sumur
- Oleh Brahmanto Anindito

Daripada berbicara tanah air yang sedang karut marut, mari kita berbicara tentang air tanah saja. Secara sederhana, air tanah adalah air yang terkandung dalam tanah. Ini terdengar remeh. Tapi menjadi penting ketika harga air semakin mahal, terutama di daerah yang sedang kekeringan. Membaca buku 2030 terbitan Metagraf, saya menyimpulkan bahwa kelangkaan air tawar diprediksi menjadi problem utama dunia di masa depan.

Sekarang problem itu masih belum begitu terasa. Namun, kita perlu waspada agar bijak memanfaatkan air bersih. Biar para ahli mencari cara untuk membuat air laut yang berlimpah itu menjadi tawar dan layak minum. Sementara kita yang awam, cukup mencari air dengan cara yang konvensional.

Biasanya, untuk masalah ketersediaan air tawar di rumah tangga, kita menggali sumur. Orang kaya berlangganan PDAM. Dan orang kaya raya memakai air mineral galonan, mungkin untuk mandi bila air PDAM-nya sedang keruh. Rumah tangga saya sendiri menggunakan gabungan ketiganya.

Tapi yang ingin saya bahas di sini adalah cara membuat sumur gali. Ini alternatif lain dari sumur bor yang lebih mahal.

Tahapan Pembuatan Sumur Gali

Proses dari pencarian mata air sampai penggalian sumur memakan waktu beberapa hari saja. Tidak sampai seminggu. Kecuali kalau daerah itu memang kering kerontang. Makanya, hindari menggali sumur di daerah puncak bukit, jauh dari sungai, atau wilayah gersang (sedikit sekali pohon-pohon besar).

Berikut gambaran umum apa yang harus Anda lakukan untuk membuat sumur (gali):

  1. Lakukan survei kecil-kecilan ke para tetangga tentang jenis sumur yang mereka miliki selama bertahun-tahun. Dari situ, kurang-lebih akan bisa disimpulkan mana tipe sumur yang terbaik untuk rumah kita.
  2. Mau survei yang lebih akurat? Gunakan metode geolistrik yang dapat memperkirakan sifat kelistrikan batuan bawah tanah dalam menghantarkan atau menghambat listrik. Silakan cari tahu ke pakarnya, karena saya pun tidak paham soal ini.
  3. Temukan titik sumber air. Serahkan juga ini pada jasa profesional di bidang persumuran. Bisa juga Anda menyewa pawang air yang memakai metode jadul kayu bercabang, lidi, atau daun (tiga lembar daun jati dilempar ke atas, kalau mendarat dalam posisi berdiri, berarti ada sumber air di bawahnya).
  4. Tentukan lokasi sumur berdasarkan hasil pencarian sumber-sumber air tadi. Pilih yang jaraknya lebih dari 10 meter dari septic tank. Karena hasil penelitian menunjukkan, bakteri (di septic tank) bisa menyebar sampai sembilan meter dalam waktu tiga hari. Jadi, angka 10 meter itu angka amannya.
  5. Cari pekerja untuk menggali, memasang cincin sumur (jika tanahnya lembek dan diperkirakan dindingnya akan ambrol), pompa air, serta penutupnya. Untuk pengerjaan secara borongan, biayanya sekitar 2 juta (tergantung tingkat kesulitan di lapangan).

Berapa dalam sebuah sumur seharusnya digali? Ini tidak pasti. Sangat relatif untuk setiap tempat. Ada yang cukup enam meter sudah banyak airnya dan tidak pernah surut meskipun melewati musim kemarau panjang. Ada pula sumur yang sudah digali 40 meter pun belum keluar juga airnya.

Cara Menjernihkan Air Sumur

Problem yang dihadapi setelah sumur jadi dan nyumber biasanya soal kualitas airnya. Ada yang jernih sejak awal, sehingga bisa buat MCK dan layak masak (tentu saja bukan berdasarkan standar keluarga menengah ke atas).

Namun ada pula air sumur yang berwarna, keruh, asin, berbau busuk, anyir, dan sebagainya, sehingga masih perlu diproses lebih lanjut. Berikut ini beberapa saran untuk memperbaiki kualitas air sumur semacam itu:

  • Buatlah saringan air. Entah secara manual maupun di pipa yang terhubung dengan pompa. Harap dicatat, filtering tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam atau zat-zat kimia lain dalam air sumur.
  • Lakukan penjernihan. Gunakan tawas dan zat-zat kimia lain agar air sumur menjadi bening.
  • Lakukan destilasi atau penyulingan. Banyak alat semacam ini dijual untuk umum. Dengan alat ini, air sumur menjadi bebas dari partikel-partikel pengganggu. Tapi setahu saya, proses distillation ini tidak bisa cepat.
  • Kalau mentok dan butuh bantuan profesional, bawa sampel air sumur sebanyak dua liter dalam jeriken atau botol tertutup (jangan sampai kena angin) ke laboratorium terdekat. Mereka akan memberi review dan saran apa yang sebaiknya Anda lakukan.

Kata orangtua saya, semakin sering air sumur digunakan, semakin jernih nantinya. Jadi, sekalipun air sumur Anda kualitasnya buruk, asal tidak terkontaminasi zat-zat berbahaya (misalnya dari limbah pabrik), itu tetaplah air yang bermanfaat dan menyegarkan.

Gunakan saja untuk menyirami tanaman, pasir pekarangan rumah agar tak berdebu, memandikan ternak, atau mengepel. Setelah kualitas air sumur membaik, Anda bisa menggunakannya untuk mencuci motor atau mobil, piring, mandi, bahkan mengisi kolam renang (kalau ini perlu ditambahkan kaporit). Ya, bisa dibayangkan kalau punya kolam renang pribadi dan diisi dengan air PDAM, berapa duit coba!

Sumur memang solusi ekonomis untuk kebutuhan air. Terlebih saat tarif air PDAM sedang melonjak. Banyak juga lho rumah tangga di kota besar yang tak berlangganan PDAM sama sekali. Mereka hanya mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan airnya. Jadi, jangan remehkan fungsi sumur.

1 comment :

  1. Awesome information..
    Keep writing and giving us an amazing information like this..

    Blog Walking visit myblog nyapnyap.com ^^

    ReplyDelete

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.