Sepatu-sepatu untuk Adam

Sunday, July 5, 2015

Sepatu-sepatu untuk Adam


Sepatu-sepatu untuk pria
- Oleh Win Andriyani

Ada beragam alasan kaum Adam memilih dan mengenakan sepatu. Ada yang sekadar sebagai penutup kaki, keselamatan di tempat kerja (safety shoes), fashion, atau motivasi lainnya. Walaupun tidak sekompleks sepatu wanita, sepatu-sepatu pria juga memiliki beberapa variasi, antara lain dress shoes, sport shoes, sneakers, dan sebagainya.

Namun, yang banyak menjadi pusat perhatian adalah dress shoes atau sepatu formal. Modelnya beragam. Oxford Shoes, misalnya. Variasi Oxford Shoes ini banyak sekali, seperti sepatu rancangan Robert Cavialli. Bentuk ujung sepatunya tidak lagi bulat, tapi meruncing. Sepatu Italia ini terlihat elegan, dengan kulit sebagai bahan dasarnya dan ada aksen tali, rubber sole serta efek lace up yang membuat sepatu terlihat lebih kekinian.

Sepatu Boots, tak lekang oleh zaman

Sepatu boots awalnya dikenal sebagai sepatu koboi. Dulu, panjangnya selutut, menutupi celana jins. Imej yang terbawa hingga sekarang mengenai sepatu ini adalah “gagah” dan aman (karena menutupi sebagian besar bawah kaki).

Jenis boots beragam, ada yang round toe, pointed toe, atau square toe. Boots keluaran Camper dibuat round toe dengan suede leather dan tali atau zipper closure untuk memudahkan pemakaian.

Loafer yang lovely

Alas kaki gaya ini lebih mudah dikenakan, sederhana, dan bentuknya juga terlihat modern. Salah satu model konservatifnya adalah seperti yang ditawarkan Tod’s, yaitu ujungnya bulat, berpita di bagian atasnya, dan berbahan suede.

Namun, ada pula loafer yang berbahan kulit, ujungnya berbentuk kotak, serta ada metal buckle yang membuat sepatu terlihat lebih variatif, seperti loafer milik Bally.

Sneaker, pilihan praktis

Sneaker dapat menjadi pilihan untuk tampil kasual. Remaja atau eksekutif muda yang banyak bergerak, lebih praktis mengenakan sepatu ini. Meskipun tidak cocok rasanya bila Anda menghadiri acara resmi dengan sepatu ini.

Model sepatu sneaker lebih beragam. Kebanyakan model sepatu santai ini berbentuk round toe dan menggunakan rubber sole pada bagian bawahnya. Velcro closure bisa dijadikan pilihan jika Anda tidak suka tali.

Bisa sepatu bisa Sandal, tapi bukan sepatu-sandal

Kadang-kadang, kita malas mengenakan sepatu karena sering kegerahan, apalagi di musim kemarau seperti sekarang. Tapi musim hujan pun bisa berarti bencana bagi sepatu kita. Siapapun tahu, sepatu yang terlalu sering basah akan mudah rusak. Itulah kenapa orang lebih berani menerobos hujan atau genangan air dengan sandal, bukan dengan sepatu.

Sayangnya, sandal bukanlah pilihan tepat untuk menghadiri acara formal. Jadi, bagaimana enaknya? Kenakan saja sepatu Nat-2, yaitu sepatu berisi sandal. Produk ini sebenarnya sepatu kasual. Namun, jika pemakainya merasa gerah, kaki berkeringat, tinggal tarik saja resleting di sol. Simsalabim, sepatu Anda pun menjadi sandal yang elegan. Praktis, bukan? Hanya, setelah resleting itu dibuka, sepatunya ditaruh mana ya?

Semoga Anda, para lelaki, terinspirasi dengan tulisan singkat ini.

0 comments :

Post a Comment

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.