Untung-Rugi Blog Gratisan

Sunday, September 21, 2014

Untung-Rugi Blog Gratisan


Apa untung dan rugi memakai blog gratis?
Apa untung dan rugi memakai blog gratis?
- Oleh Brahmanto Anindito

Hari ini, banyak orang punya blog (akronim dari web log). Prosedur pengaturan halaman yang otomatis, pembaruan konten yang lebih mudah dari situs biasa, serta pengarsipan yang lebih fleksibel ketimbang media email, membuat blog cepat merakyat di jagad maya.

Saya yakin Anda sendiri sudah tahu apa itu blog. Contohnya ya seperti blog Ghostwriter Indonesia yang sedang Anda baca ini.

Gampangnya, blog adalah buku harian online. Disebut harian karena memang programnya memungkinkan penanggalan yang rapi. Tahun, bulan, tanggal, hari, bahkan jam dan menit bisa langsung terpampang dan tertata di blog tanpa kita perlu susah-susah mengaturnya. Jadi mudah menaruh catatan apapun yang memerlukan kronologi.

Namun tahukah Anda, bentuk kuno dari blog adalah log yang biasanya berupa buku. Di buku itu, ada catatan yang ditulis seorang petugas jaga untuk petugas jaga berikutnya. Jadi dengan log tersebut, komunikasi antarpetugas tidak terputus meskipun beda shift. Model tulisannya bisa saja begini, “Mas Beno, tolong sampaikan ke Pak Slamet kalau beliau sudah datang, ada paket yang saya letakkan di meja sampeyan.”

Seperti itu pula blog, kurang lebih.

Tapi jangan salah. Meski karakteristiknya lentur dan informal, penampilan sebuah blog selalu bisa dibuat elegan dan profesional. Maka tak heran bila banyak yang memanfaatkan blog sebagai pendukung situs utama perusahaan atau jembatan antara perusahaan/pejabat dengan publiknya. Tak terkecuali membantu Departemen Marketing dan Humas.

Dipakai untuk bersenang-senang melampiaskan hasrat narsisme juga bisa. Termasuk untuk mempromosikan diri sebagai orang yang unik di depan publik, mungkin maksudnya mencari jodoh, sebagai wadah bagi puisi-puisinya yang barangkali sering ditolak media cetak, dsb.

Ya, Anda tidak perlu jenius atau punya uang berlebih untuk bisa memiliki blog. Banyak sekali blog engine (software untuk membuat dan mengatur blog) gratisan di internet yang mudah dioperasikan. Contohnya Tumblr.com, Webs.com (contoh penampakannya bisa dilihat di sini), BlogDetik.com, Kompasiana.com, dll.

Bagaimanapun, saya merekomendasikan Blogger dan WordPress. Dua platform inilah blog gratis terbaik versi saya.

Blogger.com bisa dibilang salah satu sesepuh dalam blogosfer (dunia blog). Pyra Lab, perusahaan di Silicon Valley, sudah sejak Agustus 1999 meluncurkannya. Dan empat tahun kemudian, Google membelinya. Dan kini, Blogger adalah blog engine yang paling banyak digunakan. Barangkali karena pengoperasiannya yang simpel.

Yang lebih ribet sedikit tapi ideal adalah WordPress.com (contoh penampakannya bisa dilihat di sini). Fasilitas tracking dan statistik WordPress tergolong mewah untuk ukuran produk gratis. Lebih canggih dari statistik bawaan Blogger!

Kelemahan blog gratis

Apa saja kekurangan bila Anda memanfaatkan blog gratis? Yang jelas, alamat blog Anda (URL) akan panjang. Untuk Blogger, blog Anda akan menjadi http://NamaPilihanAnda.blogspot.com. Untuk WordPress, alamat blog Anda nantinya adalah http://NamaPilihanAnda.wordpress.com.

Selain problem URL yang panjang itu, ancaman blog yang full gratisan adalah mereka sewaktu-waktu dapat menutup layanannya. Atau mengubah kebijakannya menjadi berbayar, dengan konsekwensi yang menolak bermigrasi, siap-siap saja akunnya ditutup paksa. Posisi kita sebagai konsumen lemah sekali di sini.

Namun jangan khawatir, brand-brand besar rasanya takkan berani segegabah itu mengecewakan pengikutnya. Saya masih ingat dulu, sempat beredar desas-desus, YahooMail akan menutup layanan email gratisnya. Tapi toh akhirnya tidak pernah terbukti.

Saya sendiri punya blog di Blogger sejak awal berdirinya. Artinya, sudah 15 tahun! Blog tersebut tak pernah dijamah mulai tahun 2000. Dan begitu saya login kembali tahun ini, akunnya ternyata tidak hangus. Bahkan kondisi blog masih seperti terakhir ditinggalkan.

Memang, tak ada jaminan perusahaan-perusahaan raksasa penyedia blog gratis itu tidak akan kolaps atau menutup layanannya. Tapi bukankah tidak ada jaminan juga bahwa perusahaan tempat Anda membeli domain dan hosting takkan bangkrut? Sama saja.

Server berbayar pun bukan berarti bebas dari “penggusuran”. Belum lagi kalau host-nya nakal. Telat membayar sedikit, domain Anda dilelang? Atau, Anda disuruh menebus kelalaian itu dengan harga berlipat? Lalu bisa juga, Anda sendiri yang memutuskan tidak memperpanjang kepemilikan domain, mungkin gara-gara bokek atau merasa ribet. Berubah lagi deh semua URL-nya!

Lihatlah, baik blog cuma-cuma maupun berbayar sama-sama berisiko. Tinggal apa kebutuhan kita? Tujuan kita? Berapa bujet kita? Tak ada salahnya memperhatikan slides presentasi saya di bawah ini terlebih dahulu:



Oh ya, satu lagi kekurangan blog gratisan, yaitu penampilannya pasaran dan kita tidak bisa mengutak-atik secara bebas programnya. Anda akan sering memergoki blog yang template-nya persis dengan blog Anda. Mau tahu rasanya? Seperti jalan-jalan ke mal dan berpapasan dengan orang yang berpakaian sama. Tapi kalau Anda sudah menguasai jurus “kebal”, tentu ini bukan masalah besar.

Keunggulan blog gratis

Keunggulannya ya… gratis! Blog engine gratis menjamin Anda takkan merugi sesen pun, apapun yang terjadi.

Tapi, keunggulan yang paling utama saya rasa adalah usianya yang jauh lebih panjang. Bahkan lebih panjang dari social media! Jadi kelak, setelah nyawa sudah tak dikandung badan, cucu-cicit kita akan dengan mudah mengakses biografi kita. Bahkan lebih dari itu, mereka akan tahu pacar-pacar kita, pergantian profesi kita, naik-turunnya bisnis kita, perubahan opini kita, perjuangan kita, dsb.

Umur kita sebagai manusia memang sewaktu-waktu bisa habis. Tapi tidak dengan cerita kita. Lewat blog gratisan, kisah kita akan abadi. Terus melayang-layang di jagat internet. Tentu saja sepanjang peradaban IT masih ada.

2 comments :

  1. Sekarang blog gartis juga bisa beli domain berbayar kok biar lebih profesional.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups, betul sekali. Tapi yang dimaksud blog gratis di sini adalah host-nya, Mas. Seperti blog yang dihosting di Blogspot.com, Wordpress.com, atau Tumblr.com.

      Delete

Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.