This is Strategy: Buku Yang Mengajak Kita Memantapkan Strategi
- Judul: This is Strategy
- Sub-judul: Make Better Plans
- Penulis: Seth Godin
- Penerbit: Authors Equity
- ISBN: 9798893310160
- Tebal: 256 halaman
- Terbit: Oktober 2024
Seth Godin mengeluarkan buku terbarunya. Judulnya This is Strategy. Buku yang berhasil menyabet gelar A Best Non-Fiction Book of 2024 dari The Next Big Idea Book Club and National Bestseller ini masih seputar bisnis dan manajemen.
Menurut buku ini, strategi seharusnya adalah sebuah pola pikir fleksibel yang membuat kita mampu berdaptasi dengan perubahan situasi, tetapi tetap memiliki tujuan yang jelas. Pembaca juga diajak untuk memahami berbagai sistem dan memprioritaskan tujuan jangka panjang.
Berikut ini poin-poin penting dalam buku This is Strategy.
7 Pokok Ide Seth Godin tentang Strategi

Alih-alih sebagai rencana kaku atau rumus yang pasti, strategi bersifat dinamis, adaptif, dan menuntut interaksi dengan orang lain. Strategi juga membutuhkan tujuan jangka panjang yang jelas, tetapi sekali lagi, tidak kaku dan selalu mampu menyesuaikan perubahan.
Seth Godin menawarkan 297 ide singkat tentang strategi. Ide-ide tersebut menjelaskan berbagai aspek strategi. Untuk mempermudah pembahasan, ide-ide tersebut kemudian dirangkum ke dalam tujuh kelompok besar:
1. Membangun fondasi untuk strategi yang jelas dan efektif
Strategi adalah tentang membuat pilihan yang tenang dan penuh pertimbangan untuk masa yang akan datang. Tanpa strategi, Anda akan mudah terjebak saat menyikapi berbagai masalah.
Kuncinya, memahami apa yang memotivasi orang-orang untuk terlibat. Mereka biasanya bertindak sesuai kebutuhan mereka untuk menjalin hubungan dengan orang lain, mendapat pengakuan, atau merasa aman. Tim Anda akan merasa berguna jika Anda peduli akan tiga kebutuhan meeka itu.
Lalu, apa beda strategi dan taktik?
Strategi membentuk kerangka kerja keseluruhan, menentukan prioritas jangka panjang, dan menjadi fondasi untuk setiap tindakan Anda berikutnya. Sedangkan taktik berfokus pada langkah-langkah spesifik untuk menyelesaikan masalah atau kebutuhan mendesak.
Dalam sebuah ekspansi bisnis, strategi dibutuhkan untuk menentukan prioritas pasar. Sementara, taktik digunakan untuk memilih cara pemasarannya. Tanpa strategi yang jelas, taktik Anda tidak akan mencapai hasil yang baik juga.
Setiap rencana beroperasi dalam sistem. Bekerja dengan sistem dapat menghasilkan produk seperti yang kita harapkan. Sebaliknya, melawan sistem dengan mencoba mengubahnya secara drastis dalam waktu singkat cenderung menghabiskan sumber daya tanpa hasil yang signifikan.
Dalam hal ini, Anda butuh komitmen. Ketika Anda telah memutuskan apa yang harus diprioritaskan, berkomitmen mempertahankan keputusan tersebut menjadi lebih mudah dan fokus, bahkan ketika kondisi di lapangan banyak berubah.
2. Memahami dan bekerja dengan sistem
Sistem bertahan karena ia menciptakan nilai atau stabilitas. Meskipun nilai yang diciptakannya tidak selalu jelas atau langsung terlihat, dampaknya bisa sangat signifikan.
Kontainer pengiriman adalah contoh sederhana tetapi revolusioner. Sistem ini digunakan membuat pengiriman barang jadi lebih cepat dan murah, sehingga mendukung perekonomian global.
Namun, sistem juga bersifat kultural. Ia juga membentuk dan mengarahkan norma-norma baru di masyarakat.
Yang membuat sistem bertahan adalah kemampuannya untuk menjaga keseimbangan melalui penggunaan lingkaran umpan balik (feedback loops). Umpan balik positif memperkuat perilaku atau hasil tertentu, sementara umpan balik negatif mengendalikan keadaan, menciptakan stabilitas.
Jika umpan balik itu tidak datang segera (tertunda) atau tidak akurat (terdistorsi), sistem kehilangan kemampuannya untuk menyesuaikan diri.
Perusahaan yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek sering mengabaikan dampak negatif pada lingkungan atau sosial. Namun, karena penghargaan seperti peningkatan kinerja saham tetap menarik bagi investor, sistem ini terus bertahan.
Mengubah sistem yang buruk memerlukan upaya ekstra. Terutama untuk menemukan titik ungkit, titik dalam sistem yang jika diubah dapat menghasilkan dampak besar.
Lihatlah kasus Tony’s Chocolonely, produsen dan penjual cokelat Belanda. Perusahaan ini mengubah rantai pasokan cokelatnya untuk memastikan praktik yang etis, berkelanjutan, dan adil. Mereka juga menyelaraskan praktiknya dengan tuntutan konsumen untuk keadilan sosial dan keberlanjutan.
Bandingkan dengan Michelin yang mencoba memperkenalkan ban antibocor, tetapi gagal karena pendekatannya melawan sistem bengkel yang sudah mapan. Michelin salah menilai seberapa kuat struktur ekonomi dan kebiasaan dalam sistem tersebut, sehingga perubahan yang mereka usulkan tidak diterima.
Ingat, sistem tidaklah statis, tetapi berevolusi mengikuti waktu dan budaya. Perubahan tidak selalu memerlukan langkah besar. Terkadang tindakan kecil pun dapat menciptakan efek besar.
3. Memanfaatkan sistem budaya dalam strategi
Setiap keputusan yang Anda buat berhubungan dengan nilai, harapan, dan kebiasaan orang-orang sekitar. Hal ini berpengaruh terhadap berhasil atau tidaknya sebuah ide. Orang-orang selalu tertarik pada berbagai hal yang sudah mereka kenal atau berkaitan dengan kehidupan mereka.
Budaya yang melekat pada suatu sistem dapat memengaruhi perubahan besar dalam sebuah industri. US News & World Report membuat peringkat universitas yang menciptakan kerangka kerja kompetitif di antara perguruan tinggi, dan membuat peringkat menjadi tolok ukur yang penting.
Untuk bersaing dan naik peringkat, perguruan tinggi menyesuaikan kebijakan mereka. Namun, penyesuaian ini sering kali tidak secara langsung meningkatkan kualitas pendidikan.
Lalu, tengoklah Higg Index yang dihasilkan oleh Sustainable Apparel Coalition. Metode pengukuran dampak lingkungan dan sosial dalam industri mode ini menciptakan transparansi mengenai keberlanjutan produk. Dengan adanya Higg Index, merek-merek mulai bersaing dalam praktik etis, seperti keberlanjutan dan dampak sosial dari produk mereka.
Setiap budaya memiliki area yang rentan terhadap perubahan, yaitu titik-titik di mana status quo dapat dipertanyakan atau ditantang. Mengubah cara orang memahami indikator keberhasilan dapat memengaruhi pandangan dan perilaku mereka.
Strategi yang memanfaatkan dinamika ini tidak hanya bekerja dalam kerangka sistem yang ada, tetapi juga membentuk ulang sistem tersebut dengan cara yang lebih baik.
4. Alat strategis yang efektif
Strategi memberi Anda kemudahan untuk mengambil tindakan dengan cara yang terfokus, efektif, dan adaptif. Selain ide yang bagus, Anda memerlukan metode untuk mengoptimalkan energi, cara membuat keputusan, dan langkah berikutnya.
Kerangka kerja, target yang jelas, dan siklus umpan balik membantu Anda konsisten dan mengubah rencana menjadi hasil yang terukur. Kerangka kerja dapat digunakan untuk menyederhanakan keputusan yang kompleks dan membantu mengidentifikasi pola yang mungkin sulit terlihat.
Kerangka kerja seperti kisi penentuan posisi atau analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) membantu menyusun informasi yang rumit dalam bentuk yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
Kisi ini menggunakan bagan dua-dua (two-by-two matrix) untuk membandingkan produk atau ide berdasarkan dua dimensi utama, seperti harga dan kualitas. Alat ini membantu mempertimbangkan faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta eksternal (peluang dan ancaman), sehingga memberikan perspektif seimbang untuk keputusan strategis.
Yang tidak kalah penting dari strategi yang efektif adalah sasaran yang jelas dan terukur. Dalam memasarkan sebuah produk, tetapkan strategi yang spesifik, seperti, “Meningkatkan penjualan luring sebesar 10 persen pada trimester ini.”
Kejelasan mendukung keberhasilan. Tanpa ini, sulit untuk melihat berhasil atau tidaknya upaya Anda.
Strategi yang efektif juga berarti belajar menolak setiap peluang. Tidak semua peluang akan membawa Anda pada hasil yang memuaskan. Peluang-peluang juga dapat mengurangi fokus Anda. Justru dengan mempersempit prioritas, Anda dapat memaksimalkan waktu serta sumber daya untuk sasaran jangka panjang.
Uji coba dan umpan balik penting untuk menyempurnakan strategi. Mungkin bisa Anda lakukan program percontohan atau peluncuran kecil yang lebih kecil risiko gagalnya.
Contohnya, perusahaan rintisan yang menguji fitur baru dengan pengguna terbatas dapat mengutak-atik produk sebelum meningkatkan skalanya. Siklus pengujian dan evaluasi menjadikan strategi lebih dinamis dan adaptif, sehingga akan didapat hasil yang lebih baik.
Anda dapat menciptakan strategi yang bermakna dan terukur dengan menentukan prioritas yang jelas, kerangka kerja yang efektif, serta kemauan untuk beradaptasi.
5. Cara efektif mengatasi hambatan strategi
Ada beberapa hal yang menyebabkan sebuah strategi gagal. Di antaranya adalah ide yang lemah dan hambatan selama pelaksanaannya.
Sering kali terjadi kesalahpahaman antara tujuan dan strategi. Perlu diingat, tujuan adalah hasil akhir yang diinginkan, sedangkan strategi adalah rencana atau pendekatan yang dirancang untuk mencapainya. Tanpa rencana yang jelas, kita hanya membuang-buang waktu dan sumber daya.
Tantangan lainnya adalah terlena dengan keberhasilan yang bersifat sementara. Misalnya, kita memperoleh keuntungan dari penggratisan sebuah produk, tetapi melupakan strategi untuk meningkatkan penjualan jangka panjang.
Menolak beradaptasi dengan perubahan juga dapat menghambat Anda untuk berkembang. Orang biasanya cenderung memegang teguh prinsip yang sudah mereka pegang dan menolak ide atau sistem baru. Sikap seperti ini dapat menghambat kemajuan. Bagaimana mengatasinya? Tentu, dengan memahami alasan di balik perubahan tersebut.
Menghabiskan banyak waktu untuk berdebat atau menyempurnakan rencana juga akan menghambat kemajuan. Sama halnya dengan kita sebagai manusia, tidak ada strategi yang sempurna. Namun, strategi yang adaptif melalui tindakan akan membuat kita mendapatkan hasil yang lebih baik.
Kecil kemungkinan hambatan-hambatan seperti yang Seth Godin sebut di atas membuat strategi Anda gagal. Sebaliknya, hambatan-hambatan tersebut bisa memotivasi Anda untuk membuat strategi yang lebih baik. Asalkan Anda mau memahami begitu masalah-masalah tersebut muncul.
6. Memanfaatkan sistem untuk mendorong perubahan positif
Sistem adalah cara efektif untuk menciptakan perubahan jika Anda memahami cara kerjanya. Anda seharusnya memanfaatkannya, alih-alih melawannya. Kuncinya adalah menemukan titik ungkit berupa tindakan kecil yang bisa menciptakan perubahan besar.
Contohnya, sebuah perusahaan yang memperkenalkan model berlangganan. Pendekatan ini mendorong konsumen untuk melakukan pembelian rutin dan menciptakan pendapatan yang dapat diprediksi bagi bisnis karena sesuai dengan kebiasaan banyak orang.
Menciptakan perubahan sebaiknya dimulai dari langkah kecil, seperti menguji ide di satu bagian sistem. Misalnya, kota dapat mencoba bus listrik di satu area untuk menilai efektivitasnya, sebelum dioperasikan ke seluruh penjuru. Pendekatan ini mencegah kesalahan besar, menghemat biaya, dan menyediakan data untuk bahan evaluasi.
Sistem juga kerap menunjukkan kelemahannya di bagian-bagian tertentu, seperti metode yang ketinggalan zaman. Inilah kesempatan kita untuk memperbaikinya. Digitalisasi catatan medis, misalnya, dapat menggantikan fungsi dokumen manual yang rawan kesalahan.
Jangan remehkan kolaborasi juga. Sistem besar melibatkan kerja sama sekelompok orang. Insentif bersama, seperti pengurangan biaya, dapat melibatkan orang untuk menciptakan dampak yang luas.
Sistem juga hendaknya tidak kaku agar mampu bertahan. Anda perlu bertindak adaptif, baik terhadap orang maupun struktur. Saat berfokus pada kolaborasi, skalabilitas, dan fleksibilitas, Anda mengubah sistem menjadi alat yang kuat dan bermakna. Sistem terbaik tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan dunia di sekitarnya.
7. Menciptakan visi jangka panjang yang berkelanjutan
Keputusan yang kita ambil saat ini bukan hanya berfokus pada hasil langsung, melainkan juga tujuan jangka panjang. Anda tetap harus mempertimbangkan apa yang terjadi di masa depan.
Visi jangka panjang tampak antara lain dalam perusahaan yang berinvestasi lebih awal dalam energi terbarukan (EBT). Dengan menyadari pergeseran menuju keberlanjutan sebelum menjadi tren, mereka memperoleh keunggulan kompetitif.
Langkah ini membantu mengurangi biaya, memenuhi permintaan konsumen akan praktik etis, dan mematuhi regulasi baru. Hal ini memungkinkan mereka memimpin pasar, bukan sekadar merespons perubahan.
Walau demikian, visi jangka panjang kerap menyulitkan pengambilan keputusan. Sebuah perusahaan akan mempertimbangkan keputusan untuk memasuki pasar yang tidak stabil. Potensi labanya mungkin saja menggiurkan, tetapi turunnya reputasi atau ketidakselarasan dengan tujuan bisa lebih fatal.
Dalam hal ini, penting sekali untuk memperkuat fondasi perusahaan. Tim yang memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan jangka panjang akan terhindar dari tekanan jangka pendek.
Kemampuan beradaptasi dengan perubahan akan mendatangkan berbagai keuntungan jangka panjang. Dengan memahami kekurangan, usaha Anda mampu bertahan ketika tantangan menghadang. Strategi yang fleksibel biasanya mampu memperhitungkan perubahan pasar.
Disiplin, tujuan yang jelas, dan kemauan untuk belajar menjadi penentu keberhasilan jangka panjang. Dengan membangun tujuan yang besar, Anda juga membuat strategi uang kuat dan mampu berkembang di dalamnya.
Kesimpulan Buku This Is Strategy

Melalui buku This is Strategy, Seth Godin menyampaikan bahwa strategi yang efektif didasarkan pada kejelasan, kemampuan beradaptasi, dan integrasi ke dalam sistem. Strategi menyelaraskan keputusan jangka pendek dengan visi jangka panjang.
Dengan memahami perubahan budaya, sosial, dan psikologis, Anda dapat menyusun rencana yang adaptif sesuai dengan kebiasaan orang-orang di dalamnya.
Sistem dapat memperkuat dampak. Tujuan yang jelas, prioritas dan umpan balik akan menyokong strategi yang telah Anda buat.
Beberapa hambatan mungkin akan berdatangan, seperti penolakan terhadap perubahan dan ketidakmampuan menganalisis. Namun, kedua masalah tersebut bisa diatasi jika Anda memahaminya. Strategi yang berhasil akan berkembang dan mampu beradaptasi dengan perubahan serta fokus pada hasil jangka panjang.
Apa yang disampaikan Seth Godin dalam buku ini akan menuntun Anda membuat strategi yang adaptif, langgeng, dan berkembang di dunia yang dinamis, kompleks, serta saling terkait.
Post a Comment for "This is Strategy: Buku Yang Mengajak Kita Memantapkan Strategi"
Butuh artikel-artikel semacam ini? Atau, punya ide membuat buku tetapi kurang bisa menulis? Tidak sempat? Kami bersedia membantu menuliskannya secara profesional. Kami juga menyediakan jasa editing maupun rewriting tulisan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.