January 2015

Friday, January 30, 2015

Kenali Modus Calon Pembeli atau Klien


Modus calon klien atau pembeli
- Oleh Win Andriyani

Terkadang, ada orang menelepon kita sekadar untuk bertanya-tanya tentang jualan kita. Tapi mereka tidak beli. Atau kalaupun berjanji akan membeli, setelah ditagih, dia menggunakan banyak alasan untuk menghindar. Modus ini juga biasa dilancarkan melalui email atau pertemuan tatap muka. Saya sering mengalaminya. Makanya, insting saya mulai terasah untuk mengenali calon-calon klien yang mencoba memanfaatkan kita ini.

Monday, January 26, 2015

5 Batu Perhiasan yang Paling Tenar di Indonesia


Batu kalimaya
- Oleh Arta Nusakristupa

Berbahagialah kita yang terlahir di Indonesia dengan kekayaan alam yang berlimpah ruah. Keindahan bebatuannya yang terbentuk secara alami pun tak pernah berhenti membuat kita takjub. Orang-orang kreatif pun memanfaatkan batuan ini sebagai penghias diri, juga sebagai investasi.

Tahukah Anda, batu-batu perhiasan ini sedang menjadi tren di Indonesia. Saat ini, ada setidaknya ada lima jenis batu mulia yang paling sering diburu kolektor. Harganya bisa lima sampai lima puluh juta rupiah! Apa saja batu-batu itu?

Thursday, January 22, 2015

Wednesday, January 14, 2015

Saya Cinta Damai, Karena Itu Saya Bukan Charlie


- Oleh Brahmanto Anindito

Setelah penembakan staf Charlie Hebdo di Paris, 7 Januari lalu, orang-orang mendadak bersimpati kepada tabloid itu. Muncul gerakan #JeSuisCharlie (Saya adalah Charlie) di seluruh dunia sebagai ekspresi dukungan terhadap kebebasan mengungkapkan pendapat (freedom of speech) dan anti terorisme.

Thursday, January 8, 2015

Kulit Terluka? Ludahi Saja!


- Oleh Arta Nusakristupa

Sekelompok peneliti Belanda mempublikasikan hasil studinya yang unik di Jurnal Kesehatan FASEB (Federation of American Societies for Experimental Biology). Menurut penelitian mereka, zat yang terkandung di dalam air liur kita, yaitu histatin, ternyata berkhasiat dalam mempercepat penyembuhan luka luar.

Monday, January 5, 2015

Thursday, January 1, 2015

Bukan Masalah Mahal atau Murah, tapi Sebanding atau Tidak


Harga bukan soal mahal atau murah, tapi sebanding atau tidak
- Oleh Win Andriyani

Sudah menjadi hal yang wajar ketika dalam jual-beli, penjual memasang harga setinggi-tingginya dan pembeli menawar dengan semurah-murahnya. Nanti bertemunya di harga tengah-tengah. Ini bukan berarti negosiasi tersebut harus terjadi di satu tempat dan secara langsung. Bisa saja lewat telepon, atau bahkan tidak bertemu sama sekali.

Di supermarket misalnya, Anda tidak bisa tawar menawar harga. Kalau mau, silakan ambil. Tidak mau ya biarkan di raknya.